Pengalaman Belajar Blogging di Kelas Growthing

Kamis, September 17, 2020

belajar blogging di kelas Growthing


Dalam post kali ini saya ingin berbagi pengalaman belajar meningkatkan kinerja blog di Kelas Growthing asuhan duo Mas Irwin dan Mas Pewe yang tengah saya ikuti. Beneran nggak nyangka deh, belajar ngeblog itu bisa seseru ini. 

Teman-teman sudah berapa lama punya blog? Sudah belajar ngeblog sama siapa saja?

Perjalanan Blogging Shanty

Dimulai dengan Blogspot

Kalau saya sendiri baru mulai memberanikan diri punya blog sejak 2014. Saat itu saya buat blog Shanty Belajar Menulis dalam rangka menyimpan pengalaman belajar menulis di kelas Akademi Menulis 5 Menara bersama novelis Bang Ahmad Fuadi. 

Awalnya malu-malu. Nggak berani blognya dibuka untuk umum. Post pertama mengenai Opini tentang Novel Negeri 5 Menara hanya di privat, dan dibagikan ke teman-teman tertentu untuk dimintai pendapatnya. Ih norak banget deh. Malu mengingatnya juga.

Baru setelah beberapa postingan, saya memberanikan diri untuk membuat blog menjadi publik. Terbuka untuk siapa pun yang mencarinya di internet. 

Tapi ternyata setelah terbuka begitu, nggak ada juga sih yang sering mampir ke blog saya. Jadi sebenarnya buat blogger pemula, nggak usah pake malu-malu segala karena tulisannya masih jelek. Nggak usah khawatir, nggak ada yang merhatiin juga. Ha...ha…

Dua tahun kemudian pada 2016 saya mulai diajak teman untuk berkenalan dengan komunitas blogger. Mulai dari Kumpulan Emak Blogger, Blogger Perempuan, dan Blogger Bandung. Baru deh di sini mata saya mulai terbuka mengenai hiruk pikuk dunia perbloggeran.

Beralih ke Wordpress 

Saya pun memberanikan diri memiliki blog dengan platform wordpress. Seneng banget rasanya punya blog baru yang kinclong dengan domain shantystory.com. Apalagi ketika memiliki postingan-postingan yang banyak dibaca orang. Weits, bangga banget rasanya.

Rasanya nyaman banget pakai Wordpress setelah sebelumnya di blogspot yang dashboardnya minimalis. Langsung deh jatuh cinta mati sama Wordpress yang lebih muda, seger, dan kinclong. Blogspot langsung dilupakan. 

Sayangnya setelah memasuki tahun ketiga, blog saya mulai terlihat bermasalah. Sepertinya ada ‘dalemannya’ yang perlu diperbaiki. Tapi berhubung saya gaptek, ya sudah saya biarkan saja. 

Saya baru kaget ketika melihat tagihan hosting dan domain di tahun ketiga yang jumlahnya cukup besar. Sekitar hampir 400 ribuan. Mungkin nggak mahal untuk pemakai jasa wordpress pada umumnya yang mungkin bisa diatas 500 ribuan hingga jutaan. Cuma karena lagi melarat, uang segitu kok ya sayang kalau untuk blog. 

Akhirnya saya ikhlaskan blog itu ditutup. Karena nggak tahu cara memback up blog, semua tulisan saya ikut hilang seiring blog nggak bisa diakses lagi. Sempat sih beberapa postingan saya copaskan ke word. Siapa tahu suatu saat nanti bisa didaur-ulang menjadi postingan-postingan baru.

Kembali lagi ke Blogspot

Pada September 2017 saya pun memutuskan untuk buat blog ini. Tak bisa dipungkiri, cinta lama pun bersemi kembali. 

Baca juga: 
Postingan pertama di blog ini mengenai perlunya Akun Media Sosial yang Seragam.

Bagaimanapun Blogspot yang sederhana ini memiliki kekuatannya sendiri dibandingkan dengan Wordpress yang bling-bling itu. Biaya perawatanmu cukup dengan membayar biaya domain 160 ribu saja setahun. Tidak perlu bayar biaya untuk ke salon eh hostingan. Murah meriah. 


Perlunya Blogger Belajar Ilmu Blogging

Pengalaman kehilangan postingan di blog sebelumnya bikin saya sedih juga. Semangat menulis jadi sempat turun drastis. 

Rasanya kok ya kesel banget melihat jerih payah kita hilang begitu saja. Beberapa tulisan yang sebelumnya ditujukan untuk membantu sejumlah orang, jadi tidak bisa diakses lagi. 

Padahal saya biasanya suka banget membantu menjawab masalah teman-teman dengan memberikan postingan di blog. Biar mereka bisa belajar dari pengalaman saya tanpa perlu saya mengulang-ulang cerita yang sama. 

Saya jadi merasa kegaptekan saya soal blogging ini nggak boleh dipiara. Repot juga kalau sampai beranak-pinak. Saya perlu mengupgrade ilmu blogging saya.
Ilmu blogging itu sebenarnya mudah banget didapat. 

Apa sih yang nggak ada di google? Dari level untuk noob sampai level advance tersedia dengan gratis di internet. Artikel-artikel bermutu yang sangat rinci dan lengkap, siap menyelesaikan masalah kita.

Saya juga baca sih. Saya tahu. Tapi mungkin karena belajarnya sepotong-sepotong, saya kok ya malah jadi bingung sendiri dengan tsunami informasi mengenai blogging. 

Ilmu tentang menulis konten yang baik, fitur-fitur di blogspot, sampai ke SEO untuk meningkatkan performa blog kita di mata mbah Google bikin saya jadi bingung sendiri. Duh, mau mulainya darimana ini? Akhirnya bukannya belajar malah asyik jalan-jalan di sosial media. 

Belajar dengan Praktek Langsung di Kelas Growth Blogger

Ok, that’s it. Sepertinya sudah waktunya saya memerlukan ikut kelas Blogging yang belajarnya lebih terarah. Nggak bisa dibiarkan jalan di tempat kaya gini. 

Di Quran juga kan disebutkan: “Allah tidak akan mengubah suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka.”  ( QS Ar Rad 13:11)

Kebetulan saya lolos di kelas yang dibuka oleh Mas Irwin Andriyanto dan Mas Pewe Punto Wicaksono. Saya suka kelas yang sistem masuknya melalui seleksi. Bukan kita asal bisa masuk karena bayar sejumlah uang tertentu. Huh bilang aja pelit. 

Eh bukan gitu juga ya. Masuk dengan sistem seleksi itu membuat kita jadi punya teman-teman belajar yang lebih berkualitas. Ada standarnya untuk bisa masuk kelas tersebut. 

Kalau kemarin seleksinya dari blog yang sudah terpasang Google Analytic dan Google Search Console selama minimal 3 bulan. Ini penting karena di kelas ini, kita akan bergerak dari data-data yang terbaca di sana. 

Materi belajar di kelas Growthing

Kelas ini panjangnya 1 bulan di bulan September dengan berisi 9 materi. Setiap materi akan ada tugas yang harus dipratekkan. 

Materi yang diberikan di kelas Growth Blogger:
#1 Mahir Menulis dan Editing Blogpost oleh Monica Anggen 

Bisa ngintip materi dari Monika di sini: 
#2 Membaca Google Analytic untuk Blogger oleh Bahrul Ilmi
#3 Membaca Google Search Console untuk Blogger oleh Bahrul Ilmi
#4 Teknik Keyword Research oleh Bahrul Ilmi
#5 Parameter SEO Onpage oleh Bahrul Ilmi

Bisa ngintip materi dari Bahrul Ilmi di sini: 

#6 SEO Off page  oleh Punto Wicaksono
#7 Teknik Fotografi untuk Blogger 
#8 Manajemen Sosmed auto Selebgram Auto 10k Followers 
#9 Audit SEO internal Basic  

Nah enakkan kalau materinya jelas dari awal sampai akhir. Kita jadi dipandu untuk tahu mulainya dari mana. 

Perjanjian Belajar dengan Peserta

Ada perjanjian di awal kelas, kalau tugas tidak dikerjakan dengan benar, peserta siap dikeluarkan dari kelas. Weits, mentang-mentang kelas gratisan jadi semangat menendang adminnya lumayan penuh tenaga. 

Beneran aja, baru materi ke-5, peserta kelas menyusut dari 42 orang menjadi 18 orang saja. Ampun dah sadis bener kelas ini. 

Mending tugasnya recehan yang bisa kita kerjakan sambil ngepel sama nonton drakor. Lah ini tugasnya bikin begadang-begadang semalaman. Maklum mungkin karena sudah emak-emak ubanan, kemampuan belajarnya sudah mulai lebih selow. 

Tapiiiiii…… saya happy banget di kelas ini. Bukan karena DA blog naik 2 poin dari 11 di awal kelas menjadi 13 dalam 2 minggu terakhir ini. Coba kita lihat, apakah nilai ini bisa terus meningkat hingga akhir kelas?

Mengenal Fatimah Aqila

Ini nih yang bikin saya suka kelas yang ada sistem seleksinya. Kita akan ketemu sama teman-teman yang berkualitas. Seperti di kelas Growth Blogger ini, saya jadi kenalan sama Fatimah.

Walau baru berulang tahun ke-24 tanggal 5 September kemarin, Fatimah ini sudah wara-wiri di dunia perbloggeran sejak 2012. Wow umurnya baru 16 tahun mainannya sudah blog ya. 

Jadi wajar saja kalau Blogger Banjarmasin yang sering mengulas hal yang berhubungan dengan kecantikan, sudah bisa dapat uang saku sendiri dari hasil ngeblognya. Ia juga sempat menjuarai beberapa lomba blog dan sering diliput oleh koran di daerahnya. Keren euy.

Buat yang mau dapat tips-tips mengenai kecantikan, bisa langsung kepoin blognya Fatimah

Mengenal Rahmah Chemist

Kalau yang ini masuk daftar teman saya kategori Lu Lagi Lu Lagi. Walau Rahmah tinggal di Surabaya dan saya di Bandung, kami tu rasanya bolak-balik ketemu di berbagai macam forum. 

Di Komunitas Ibu Profesional, di kelas Bunda Cekatan, di kelas ODOPfor99days yang sekarang namanya ganti jadi Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP), sampai di kelas Growth Blogger ini. Lu Lagi Lu Lagi Mah…

Saya mengenal Rahmah sebagai pakar bloggernya ibu-ibu. Tempat kami nggak malu menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh kami mengenai blogging. 
Makanya heran juga menemukan Rahmah di kelas ini. “Ngapain belajar SEO lagi Ma? Perasaan dirimu udah jago SEO sejak dahulu kala,” tanya saya ketika kami memulai masuk di kelas ini. 

“Saya ikut kelas belajar meski ada yang berbayar karena ilmu SEO itu tidak statis. Makanya saya senang terima input dari berbagai sumber. Trial and Error. Mana yang berjalan lebih bagus, itu diteruskan. Jadi 1 guru SEO belum tentu bisa sama semua hasilnya ke muridnya. Bisa saja yang berjalan bagus dari guru SEO yang lain.” 

Ehm, no wonder blognya Rahmah cakep banget.

Penutup

Gimana teman-teman? Masih merasa cukup belajar sendiri dipojokan secara otodidak? Atau tertarik bergabung dengan kelas-kelas blogging yang lebih terarah  dan berkesempatan belajar bareng blogger-blogger yang cakep-cakep?

Sebenarnya semuanya tergantung dari gaya belajarmu masing-masing. Sukanya yang mana. Ada yang suka belajarnya nyantai sesuai ritme sendiri. Atau yang suka didorong-dorong dengan sekuat tenaga?

Penting banget loh ini mengenal gaya belajar kita masing-masing. Bukan anak-anak saja yang perlu belajar. Mamanya juga nggak mau ketinggalan ikutan belajar di rumah.

Buat teman-teman yang tertarik uji nyali di kelas Growth Blogger, bisa klik banner di bawah ini untuk kelas berikutnya. Siapa tahu kalau kelas berbayar Mas Irwin nendangnya nggak keras-keras amat. 

Kelas Growth Premium






You Might Also Like

45 komentar

  1. Kelas ini luar biasa emang. Aturan kelas awalnya bikin saha taku Mbak. Tapi justru itu yang memacu untuk terus praktik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayanya kita kalau nggak dipaksa emang mager ya. Saya 'ngerasa' tahu SEO udah lama, tapi masih nggak ngeh prakteknya sampai dipaksa kaya sekarang.

      Hapus
  2. Belajar bersama begini ternyata lebih efektif yaa teh...
    Aku menyerap ilmu dari Blognya teteh.

    Semoga perjuangan sampai titik darah penghabisan, teh.
    Semangaattt...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belajar bareng itu emang semangatnya beda ya. Apalagi kalau temen-temen sekelasnya asyik-asyik.

      Hapus
  3. Mantap teteh. Bertahan sampai akhir ya. Bismillah diriku mendukungmu. Diriku siap menunggu berbagi ilmunya, hehehe. Berkah selalu buat teh Shanty, yang selalu menerapkan ilmu padinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin...amin. Belajar bareng di grup kita bisa lebih seru ya Lit.

      Hapus
  4. wow, keren! kya nya asik ya ikutan kelas blogging kya gini. jadi pengen ikut deh, pengen optimasih blog juga aku. tapi aku belum konsisten posting nih, hehe xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh saya juga lagi nggak konsisten nulisnya nih Ci. Tapi ternyata itu jadi blessing juga. Salahnya jadi belum banyak juga. Masih lebih mudah untuk kembali ke jalan yang lurus. πŸ€—

      Hapus
  5. Semangaaattt Shanty....!! Dirimu yang udah malang-melintang di dunia per-blogger-an ini aja masih belajar.... Apa kabarnya daku yang SEO pun masih belum ngerti gmana cara pakainya....

    Aku ikut belajar dari Shanty yaaa.... ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan lakukan kesalahanku yang nggak mau tau soal SEO dan printilannya dari awal. Mumpung masih baru, usahakan bener dari awal Ri.

      Hapus
  6. kata Ron Dawson: “The first thing you need to decide when you build your blog is what you want to accomplish with it, and what it can do if successful.”

    Lanjutkaaaaaaan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi ingat blognya Monike. Waktu itu sempat kujadikan referensi buat pengalaman kelahiran CC & DD. Seru itu ceritanya.

      Hapus
  7. Aku termasuk blogger musiman yang ga memperhatikan SEO, tapi gaya belajarku emang ga bisa ditendang2 hahaha, bisanya ditemenin dan disemangati. Sekarang baru rajin nulis aja, kemaren baca2 tentang SEO palaku puyeng. Aku nunggu ilmu2 dari blog temen2 KLIP jurusan blogger pro aja deh, hehehe. Semangat terus ya mbak!

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  9. Duh kepo banget sama kelasnyaaa. Walau sebenernya materinya udah bertebaran juga di internet, tapi tetap beda ya rasanya teh kalau "dipaksa" praktek langsung. Trus kadang kalo di kelas2 juga ada hal-hal yang ga kita temuin di luar. Moga lancar terus sampai akhir ya teh ikut kelasnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin-amin. Emang perlu super rajin untuk bisa konsisten praktek ilmu menulis di blog.

      Hapus
  10. MasyaAllah. Keren banget ya Teh ilmunya. Jadi pengen ikut kelasnya MasIrwin #masukinwishlist

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mulai dengan dicicil ngerapiin blognya Na. Eh tapi kayanya kalau blog fiksi kurang cocok untuk bisa terlalu menerapkan ilmu SEO. Jadi kurang bebas berekspresi.

      Hapus
  11. Wah mantep banget itu mba Fatimah dari umur 16 tahun sudah ngeblog, Aku masih belum tau mau ngapain dalam hidup umur segitu mah wkwkwk.

    Jadi kepingin ikutan kelasnya juga ini Teeehhhh akutuuu. Kyaaaa! Kyaaa!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak-anak sekarang emang alternatif hobinya lebih banyak ya. Dulu perasaan umur segitu masih anteng baca majalah Gadis dan Mode aja. Ha...ha...

      Hapus
  12. Mau donk.. ini belajarnya secara online seperti Webinar ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bentuknya kelas di WA Lin. Selama 1 bulan kita bisa nanya-nanya santai sama coach-nya.

      Hapus
  13. Keren Teh! Semangaaat! Makasih share nyaaa! Sebagai salah satu yang butuh ilmu ini, aku merasa sangat terbantu, terima kasiiih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blogmu udah cakep Nda. Hebat ih masih sempat ngeblog dengan segala kerempongannya.

      Hapus
  14. Mantap banget nih! Bilangnya newbie... Tapi tulisannya mengalir dan asyik dibaca. Jadi terinspirasi mengaktifkan blog lag. Terima kasih karena telah menginspirasi and keep going yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Newbie dalam masalah SEO biar lebih dicintai Mbah Google. Aktifkan Mam Yusa, aktifkan. Biar tulisan terekam dengan rapi dan mudah dicari.

      Hapus
  15. kelasnya keren banget teh, kepo sy
    auranya pasti beda kalau isi kelasnya orang-orang positif begitu
    jadi nambah semangat untuk belajar blog agar bisa lebih bermanfaat

    catet ah, masuk wishlist dulu, satu per satu diselesaikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masuk wishlist sudah sebagian dari doa ya Dy. Seneng emang kalau dapat temen sekelas yang ilmunya asyik-asyik.

      Hapus
  16. Aku menikmati baca tulisan Shanty. Topik2nya beragam, tp semua kebetulan yang relevan buat saya.
    Baru tau trnyata begini perjalanan Shanty menulis.
    Mudah2an jadi tambah manfaat buat lebih banyak lagi orang yg membacanya ya. Barakallah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banget sudah menyempatkan mampir Ti. Masih perlu belajar banyak ini. Otak mamah-mamah sudah melambat kalau diajak mikir yang berat-berat. Ha...ha...

      Hapus
  17. Wuaaa.. Makasih banyak inspirasinya yaa mbaa.. Jadi pengen serius ngeblog. Rasanya aku tipe yang harus ikutan kelasnya. Ngandelin otodidak, kayaknya bakalan gini-gini ajaa.. Heheheee..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mulai sedikit-sedikit asal di jalur yang benar. Biar nggak terlalu buang-buang waktu bertahun-tahun kaya saya kemarin Mif.

      Hapus
  18. Semoga tujuan belajar mbak shanty tercapai yaπŸ‘

    BalasHapus
  19. Menarik sekali materinya, aku kepo cara naikin DAnya teh. Baru sebulanan ini belajar blog lagi, sebelumnya cuma asal nulis. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun sebenarnya penasaran, makanya pengen bertahan sampai akhir di kelas ini. Ngeblog emang perlu belajar tanpa henti deh. Ilmunya berkembang terus.

      Hapus
  20. Suka banget postingannya teh! Hihihi.. berasa didongengin langsung πŸ€— keren jugaaa banyak link ke tulisan-tulisan terdahulu maupun referensi yang menunjang.

    Suwer aku kaget teh Shanty baru malang-melintang di dunia blog 2014 πŸ˜‚ 2 tahun sebelum itu aku udah dapat kado ultah buku blogging dari junior di kampus teh πŸ™ˆ

    I even start my blogging journey with multiply during my high school time, gajauh beda tahunnya sama founder KEB. Tapi yaa, ga kemana-mana blognya 🀭

    Jadi berasa sayang yaa kalo just for fun doang padahal bisa dioptimasi πŸ˜…

    Menarik info kelas gratisnya teh! Hwkwkwk kujuga tertantang sama yang pakai seleksi dan potensial buat ditendang gitu. Doakan ya! Siapa tahu tahun depan dapat wangsit buat ikutan jugaa πŸ˜‹

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari mulai dengan gabung di KLIP dulu Lida. Makasih sudah nyempetin mampir di sini. Silakan jalan-jalan dan menikmati sajian tulisan yang seadanya ini.

      Hapus
  21. Wah jadi kabita pengen ikutan juga. Punya blog banyak tapi dianggurin melulu nih mubadzir. Hiks hiks..
    Makasih tulisannya Teh Shanty, blognya bagus dan isinya juga sangat bermanfaat. Keliatan yg punyanya rajiin

    BalasHapus
  22. Aku bisa belajar disini dan dapet informasi. Terima kasih infonya yaaaah

    BalasHapus
  23. Banyak belajar dari konten blog Teh Shanty nih, jadi tersentil juga blog pribadi udah lama ga disapa, hihiii...

    Nuhun Teh udah sharing hal bermanfaat ♥

    BalasHapus
  24. Omg, ini tulisan yang nampol bolak balik teh. Teringat saya yang kmrn sempat mau pindah ke wordpress. Padahal intinya bukan platform nya tapi kesungguhan menulis dan konsistensi.

    BalasHapus
  25. Awal baca, jadi membawa aku waktu pertama kali bikin blog. Sama rasa malunya, meskipun tetap aja di publish. Sempat goyah pengen beralih ke wordpress.

    Lanjut baca lagi.... uwooow keren banget. Juicy penuh mineral dan vitamin❤️
    Beneran lho link tulisan ini saya save biar mudah kalau mau baca lagi. Pengennya sih setelah tercapai project akhir tahun ini, aku mau belajar tentang topik ini😍

    BalasHapus
  26. Mantap teteh bisa ikutan kelasnya...
    Beruntung bgt...
    Btw emang klo blogging tu harus terus konsisten ya teh
    Juga pasti pas belajar harus sesuai gaya belajar masing masing

    BalasHapus

Ikuti di Facebook

Ikuti di Twitter

Kontak

Nama

Email *

Pesan *