Tentang Saya

Shanty sebagai penulis

Saya memulai karir menulis sejak mengikuti Pelatihan menulis di Akademi Menulis 5 Menara yang digagas Pak Guru Ahmad Fuadi di tahun 2014. Bersama teman-teman di sana, sedikit demi sedikit saya dapat menyisihkan sedikit waktu untuk belajar mencurahkan isi kepala yang menumpuk ke dalam bentuk tulisan.

Tulisan-tulisan saya pada awalnya saya letakkan di rumah lama di blog Shanty Belajar Menulis. Sejumlah pengalaman belajar menulis di AM5M dan Oleh-oleh resume acara parenting bisa dilihat di sana.

Di awal tahun 2016, bersama teman-teman di Institut Ibu Profesional Bandung, kami menggagas sebuah program #ODOPfor99days. Sebuah program yang memungkinkan kami berlatih menulis bersama setiap hari. Karena berdasarkan pengalaman, kalau berlatih sendiri, banyakan malasnya daripada rajinnya.

Sejak 19 Januari 2019, #ODOPfor99days diubah menjadi Kelas Literasi Ibu Profesional atau KLIP. Di KLIP kami melatih konsistensi menulis harian kami selama 1 tahun penuh!

2017

33 Kisah Me Time, Perjalanan Ibu Bahagia (Stiletto, September 2017)

Sebuah buku Ontologi bersama 32 teman-teman di komunitas #ODOPfor99days


September 2017, Menang lomba blog Yayasan Kita dan Buah Hati dengan judul postingan: "Mama, tolong taruh HP-nya dan lihat aku! Sebuah pengalaman mengatasi tantangan pengasuhan di era digital"



2016

Bergabung dengan beberapa komunitas blogger seperti KEB dan Blogger Perempuan.

Blog www.shantystory.com

Menggagas #ODOPfor99days bersama teman-teman IIP Bandung yang kemudian menjadi gerakan nasional dan terbuka untuk umum.



2014

Ramadan Undercover, AM5M (Gramedia Pustaka Utama, Juli 2014)
Sebuah buku Ontologi bersama teman-teman Akademi Menulis 5 Menara dengan bimbingan Bang Ahmad Fuadi.





Blog www.shantybelajarmenulis.blogspot.co.id mulai dibuat untuk menyimpan materi selama pelatihan di AM5M


Awal 2014, lolos Seleksi Akademi Menulis 5 Menara bersama 25 teman lain untuk berguru menulis bersama Bang Ahmad Fuadi di Bintaro Jakarta. Sebuah kelas menulis gratis selama 12 pertemuan.


 Shanty sebagai Mama 2 anak

Setelah menikah di usia 30 tahun pada tahun 1996, karir profesional saya sebagai Arsitek berhenti. Saya lahir di Mataram, pada 1 September 1975 kalau kamu malas ambil kalkulator buat ngitung tahun kelahiran saya. 

Pengalaman selama sekitar 7 tahun bekerja di konsultan arsitektur di Bandung saya putuskan untuk disimpan saja di laci sejak anak pertama saya lahir. Kenapa?

Alasannya sederhana saja: capek, nggak mood, gaji terlalu kecil. Lebih asyik main sama bayi saya yang montok dan rupawan.  Kalau mau tahu tentang ini, baca saja cerita saya di sini ya.

So, saya menghabiskan waktu bersama anak ganteng Muhammad Raka Arkananta yang lahir tahun 2007 dan Siti Raisya Arkananta yang lahir tahun 2010. Memberikan mereka ASI hingga 2 tahun penuh, menyaksikan mereka tumbuh dan berkembang adalah segalanya. Sebuah pengalaman yang tidak akan terbayarkan oleh apa pun.


Shanty sebagai diri sendiri

Kalau menurut teorinya Florence Littauer, Personality Plus (Binarupa Aksara, 1996) saya memiliki skor tinggi untuk kepribadian Phlegmatis. Intinya, orang yang rendah hati, baik dan tidak sombong. Itu kata teori.

Saya suka membaca segala macam buku yang bagus-bagus. Juga suka sekali menulis apa-apa yang saya lihat dan saya rasakan. Sekedar untuk mencatat supaya tidak lupa. Maklum, memori saya agak terbatas. Andai kebiasaan ini saya terapkan sejak kuliah di Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung, tentunya saya bisa lulus dari sana dengan predikat yang lebih dari sekedar A (Alhamdulillah bisa lulus maksudnya).


Shanty bisa dihubungi di:

Email ceritashanty@gmail.com.

Facebook Page Cerita Shanty
Instagram @ceritashanty
Twiter @ceritashanty

1 komentar

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter