Perlukah Mengikuti Tantangan Menulis


Tantangan Menulis bersama komunitas

Apakah teman-teman suka mengikuti tantangan menulis yang banyak ditawarkan oleh sejumlah komunitas menulis?

Kalau saya sendiri terkadang sulit untuk bisa mengikuti tantangan menulis. Terutama kalau dibatasi dengan tema-tema tertentu. Selain sudah punya setumpuk ide menulis yang perlu dieksekusi, tema yang ditawarkan terkadang tidak cocok untuk saya tulis di blog ini.

Memang sih ejak blog lama shantystory.com almarhum, saya masih kesulitan untuk mendapatkan motivasi menulis teratur lagi. 

Blog ceritashanty.com, dalam 1 tahun terakhir diisinya jarang-jarang sekali. Bahkan rasanya pernah pegang rekor 2 bulan tidak update 1 tulisan pun. Duh parah banget lah!

Saya merasa seperti jadi blogger di usia ABG. Alih-alih jadi blogger balita yang lucu dan menggemaskan, sekarang saya menjadi blogger ABG yang labil. Dengan seabregnya informasi dari teman-teman blogger, saya jadi bingung sendiri mau menjadi seperti apa. 

Mikirnya aja udah bikin capai. Belum nulis udah ngos-ngosan duluan. 

Tantangan Menulis #ODOPNovemberChallenge

Hari Selasa, 2 hari sebelum tanggal 1 November kemarin ada sebuah menarik dari Nas Daily berjudul I Never Take a Day Off

Di situ diceritakan bagaimana Nas hingga saat itu telah membuat 900 lebih video 1 menitan tanpa berhenti 1 hari pun. Nas percaya kalau seseorang akan mencapai kemampuan lebih baik jika berlatih dengan rutin on daily basis

Catet ya SETIAP HARI. Bukan sebulan sekali kaya saya menulis di blog ini. Kalau kata teman saya, Rella, bukan sarang laba-laba lagi yang tumbuh di blog, melainkan kandangnya. Tapi ya itu lah… mungkin sebenarnya judulnya BOSAN! 

Jadi bagaimana caranya biar nggak bosan melakukan yang kita suka tapi hasilnya begitu-begitu saja?

Teman lain, Winda menyarankan untuk membuat target. Bukan hanya target jumlah karya dan deadline, tapi termasuk juga ilmu baru yang didapat. Bisa juga target mengikuti beberapa pelatihan dan tantangan menulis bulanan.

Ide tantangan menulis bulanan langsung disambar sama Dyah, 

“Bagaimana kalau ide Monthly Challenge ini kita adopsi di sini?”

Wah ternyata banyak yang antusias. Tanpa banyak mikir, maka kami di grup WA #ODOPfor99days sepakat untuk membuat #ODOPNovemberChallenge.

Kami akan menantang diri sendiri untuk Never Take a Day Off seperti Nas. Kalau Nas bisa, masa emak-emak kalah sih.

Ketentuan #ODOPNovemberChallenge

Kami di grup sempat membahas untuk tema yang akan diambil. Ada banyak tema menulis kece untuk 30 hari. Ada yang tema tentang diri sendiri, tema syukur, tema film, tema fiksi, tema buku dan lain-lain. 

Jadi apapun minat kita, bisa dibuat menjadi ide menulis berseri selama sebulan. Gampang kok menemukan ide-ide ini dari berbagai website. 

Masalah sekarang, perlukah kami menetapkan tema yang sama? Setiap orang mungkin memiliki minatnya masing-masing. Yang suka buku, bisa jadi mandeg idenya jika dipaksa menulis tentang film.

Belum lagi mereka yang sudah punya niche blog tertentu. Agak repot jika tiba-tiba ada ada postingan yang tidak sejalan dengan tema dari blognya. 

Akhirnya diputuskan untuk boleh memilih tema apa pun yang disukai. Kalau memang bingung sendiri mau memilih tema yang mana saking menariknya, tidak perlu khawatir juga. Tantangan pasti akan selalu hadir tiap bulannya. Kita akan selalu perlu beragam ide tantangan.

Bagaimana dengan platformnya?

Ada yang suka di blog, ada yang mau di IG, ada yang di status Facebook, di Google Document, bahkan dengan tulisan tangan di buku diary. 

Yup semua boleh! Jadi nggak ada alasan untuk nggak menulis. Panjang tulisan boleh disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Yang sudah mastah, boleh pasang target tulisan panjang. Buat yang masih ngos-ngosan, bisa menulis pendek-pendek dulu di IG. 

Cukup dengan komitmen 15 menit sehari untuk di share di IG atau sekedar menulis tangan di buku diary untuk mencurahkan ocehan galau.

Wah banyak teman-teman yang ghirah menulisnya langsung bangkit. Bener ya, kadang-kadang aura tantangan itu memang diperlukan untuk membangkitkan semangat yang letoy.

Maka berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan - QS Al Baqarah 2:148


tantangan menulis #ODOPNovemberChallenge


Pada hari pertama kemarin, tercatat 30 orang menyetorkan tantangan hariannya. Akan kita lihat bagaimana perkembangannya dalam 1 bulan ke depan.

Terus selanjutnya akan seperti apa?

Rencananya setelah sukses di bulan November terlaksana untuk teman-teman di grup WA ODOP, pada bulan Desember tantangan akan dibuka untuk teman-teman di grup Facebook. 

Teman-teman yang lolos tantangan Desember akan diajak untuk program #ODOP2019Challenge. Tantangan Menulis 1 tahun penuh! Mantap kan?

Nanti hasilnya pasti menarik untuk kita dokumentasikan. Apa yang terjadi setelah menantang diri selama 1 tahun? Masalahnya dimana? Solusinya apa?

Sudah kebayang serunya kan?

Rencana Pribadi #ODOPNovemberChallenge

Saya sendiri rencananya mau mulai Konmari blog ini. Mencoba mengembalikan niat suci untuk membesarkan blog yang sehat dan kuat. 

Beberapa waktu yang lalu saya sempat merapikan tema blog ini yang sempat berantakan. Nggak jelas mau menulis apa di sini. 

Tapi sejak ketemu template baru yang bikin mudah menyusun menu-menunya, saya menemukan juga menu tulisan yang ideal. 

Blog ceritashanty.com akan merekam usaha menyeimbangkan 3 aspek dalam hidup saya: Kesehatan (Body, Mind & Soul), Keluarga (rumah, anak), dan Komunitas (hobi menulis, teman, uang). Harapannya blog ini bisa inspirasi buat orang lain menyeimbangkan kehidupan masing-masing sesuai dengan karakter pribadi.

Saya juga rencananya mau melanjutkan cita-cita punya blog buku. Tempat membahas buku-buku fiksi dan non fiksi cakep yang saya baca. Biar nggak bosan, saya akan menambah dengan postingan tentang film yang diadaptasi dari buku. 

Tertarik melakukan tantangan yang sama? Atau sekedar mau jadi saksi komitmen saya untuk kembali rutin menulis setiap hari?


#ODOPNovemberChallenge
#2November
#JumatKomunitas
(785 kata - 2,5 jam)

Shanty Dewi Arifin
Shanty Dewi Arifin Mama yang sedang semangat belajar menulis demi bisa bayar zakat sendiri.

Posting Komentar untuk "Perlukah Mengikuti Tantangan Menulis "