Mengapa Kita Malas Mandi? #7 Tips Mandi Menjadi Aktivitas yang Menyenangkan

Senin, Maret 30, 2020

Tips mandi menyenangkan

Saya tu pada dasarnya nggak hobi banget sama yang namanya mandi. Kalau nggak ada acara yang mengharuskan pergi keluar rumah pagi hari, mandi jadi cukup sekali saja sehari. Itu pun dilakukan menjelang zuhur biar hangat.

Kayanya selalu ada aja kegiatan yang bikin aktivitas mandi jadi tertunda-tunda kalau lagi di rumah. Ya beberes rumah dulu lah,  masak dulu lah, main Hp dulu lah. Emang dasar malas aja sih.

Padahal saya tahu banget manfaatnya mandi itu banyak banget. Mulai dari membersihkan kulit, melancarkan peredaran darah, membuka pori-pori, bikin enak tidur, dan tentu saja bikin badan terasa lebih segar dan sehat.

Apalagi saat wabah pandemik Covid-19 seperti sekarang. Mandi jadi ritual wajib yang berguna untuk menyelamatkan nyawa euy. Bukan hanya harus rajin cuci tangan, tapi juga mandi perlu lebih rajin. Apalagi kalau terpaksa harus keluar rumah.

Makanya saya punya target pengen bisa rutin mandi sebelum Subuh saat Ramadhan tahun ini. Nggak terasa Ramadhan hanya tinggal hitungan minggu loh.

Kenapa mandi sebelum subuh? 

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, mandi sebelum subuh itu bikin badan jadi nggak ngantuk setelah sahur. Saya jadi bisa lebih produktif di pagi hari. Biasanya kalau nggak mandi, bawaannya abis sahur itu pengen bobo lagi. Bangun-bangun sudah sekitar pukul 7. Terus main Hp di tempat tidur. Terus kacau lah seluruh jadwal seharian. Payah ya!

Makanya sekarang saya mencoba melatih untuk bisa mandi lebih rajin dari biasanya. Saya beruntung punya 2 panutan soal mandi pagi ini. Ada suami dan anak bujang yang rutin mandi pagi sebelum subuh. Mandinya air dingin lagi. Bbbrrrr….ngebayanginnya aja sudah takut.

Kenapa kita Malas Mandi?

Untuk bisa nggak malas mandi, kita perlu cari tahu dulu apa sih yang bikin mandi itu jadi berat banget? Saya menemukan beberapa alasan berikut:

#1 Takut air dingin

Entah efek badan setipis papan penggilesan atau hawa kota Bandung yang dingin, saya tuh bawaannya suka males aja nyentuh air. Kayanya jadi super dingin kaya es. Padahal suami saya sudah meyakinkan kalau nggak sedingin itu kok.

#2 Nggak sempat

Namanya juga emak-emak banyak acara. Saya tuh sibuk banget seharian. Mulai dari nyapu, cuci piring, nyuci pakaian, masak, bersihkan taman, main Hp, e….tak terasa tau-tau sudah Zuhur aja. Kalau nggak kemana-mana, mandi jadi prioritas yang rasanya nggak perlu diutamakan.

Apalagi waktu punya anak balita, wah itu urusan mandi bisa susah banget karena ada bocah-bocah yang selalu nempel kaya perangko. Waktu anak-anak kecil, biasanya saya harus mengusahakan bisa mandi sebelum suami ke kantor. Karena setelah itu biasanya jadi lebih sulit menemukan waktu yang memungkinkan untuk mandi.

#3 Kebiasaan menunda

Mandi itu kan paling juga 5-10 menitan. Tapi entah kenapa rasanya emang enak banget buat ditunda-tunda. Kayanya kegiatan lain lebih menarik daripada mandi deh.

#4 Kamar mandinya nggak enakeun

Kamar mandi yang kotor, nggak segar dan wangi itu bikin agak kurang mood menikmati suasana mandi.

#5 Sabunnya nggak cocok

Kadang kalau salah sabun, habis mandi bukan badan terasa segar. Tapi malah jadi kering dan gatal. Nggak asyik banget kan kalau seperti itu.

Teman-teman lain juga mungkin punya alasan spesifik sendiri ya. Boleh tuh dibagi di kolom komen dibawah.

Kalau sudah tahu alasan kenapa kita malas mandi, jadi lebih enak buat kita menemukan tips mandi yang menyenangkan.

#7 Tips Mandi yang Menyenangkan

Sebenarnya nggak perlu punya bathtub untuk berendam ala iklan-iklan sabun itu untuk bisa mendapatkan mandi menyenangkan. Setelah berguru ke suami dan anak, saya menemukan tips-tips mandi berikut:

#1 Bayangkan rasa menyenangkan setelah mandi

Habis mandi itu rasanya enak! Badan rasanya segar, bersih dan tentu saja wangi. Bawaannya jadi lebih semangat dan produktif. Nah rasa itu yang perlu kita ingat dan latih dalam pikiran kita.

Apalagi kalau kita bisa benar-benar sadar bahwa mandi ini bisa bikin kulit kita jadi bersih, lembut, dan cantik. Ah...seneng banget kan.

#2 Mulai dengan air hangat

Biar bawaannya nggak malas, nggak apa-apa mulainya dengan air hangat dulu. Malah ini bikin semangat mandi loh saat hari dingin. Kita malah bisa mendapatkan kehangatan dengan air yang hangat. Apalagi kalau habis mandi sempat minum teh manis hangat. Ehm...nikmatnya.

#3 Akhiri dengan air dingin

Serius air dingin? Saya juga tadinya nggak percaya soal ini. Tapi memang bilasan air dingin malah memberikan efek hangat loh setelahnya. Dibanding kita seluruhnya mandi air hangat yang malah bikin tetap kedinginan setelah selesai mandi. Bilasan air dingin  juga bikin kulit terasa lebih halus dan cerah setelah mandi.

#4 Mandi di awal hari

Sebelum memulai kegiatan pagi, mandi adalah kegiatan yang memang perlu diutamakan. Jadi ingat lirik lagu kanak-kanak, “Bangun pagi kuterus mandi….” Ternyata memang ada benarnya.

Semakin pagi mandi, itu semakin baik. Jangan pakai mikir. Jangan ditunda-tunda. Just do it! 

#5 Buat suasana kamar mandi yang segar

Saya selalu suka suasana kamar mandi yang kering. Untuk itu saat mendesain kamar mandi, kami usahakan untuk membuatnya semi kering. Kamar mandi ukuran 1,8 x 1,5 meter, kami desain hanya basah di bagian showernya saja.

Bagian toilet dan wastafel sengaja dibuat kering. Jadi kalau sekedar mau sikat gigi atau pipis, kaki tidak perlu basah.

Kondisi kamar mandi yang semi kering seperti ini juga bikin kamar mandi tidak terlalu mudah kotor dan lebih mudah dibersihkan.

Nggak lupa saya coba tambahkan unsur tanaman di kamar mandi biar segar dan menarik.

kamar mandi vitalis
Kamar Mandi semi kering kami

#6 Miliki perlengkapan mandi yang cantik

Ini juga ternyata bisa bikin mandi jadi kegiatan yang menyenangkan. Perlengkapan mandi seperti spons atau puff untuk membuat sabun lebih berbusa, loofah untuk menggosok daki-daki yang menyumbat pori-pori, atau shower cap untuk melindungi rambut jika tidak ingin basah, bisa kita dapatkan dengan desain yang lucu-lucu.

Pastikan juga kebersihan dan kelembutan handuk yang dipakai untuk mengeringkan tubuh ya.

#7 Pilih sabun yang cocok 

Salah satu yang paling penting dari proses mandi tentunya ya sabunan. Untuk itu kita perlu benar-benar mengenal kulit kita dan menemukan sabun yang cocok.

Ada yang cocok dengan sabun batang antiseptik, sabun kesehatan, sabun kecantikan, sabun wangi, atau lainnya. Wanginya sabun juga dipercaya bisa memberikan efek psikologis loh. Ada wangi yang bisa menambah energi, menaikkan mood, bikin relaks, dan banyak lagi.


Mengenal Vitalis Body Wash

Buat teman-teman yang suka parfum, saya mau berbagi sedikit tentang pengalaman mandi parfum dengan sabun Vitalis Body Wash. Produk Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash ini memang baru diluncurkan September tahun lalu oleh brand Vitalis yang sebelumnya kita kenal dengan produk-produk parfumnya.

Mereka mengeluarkan 3 jenis wangi-wangian yang bisa dipilih.

Vitalis Body Wash Soft Beauty
Vitalis Soft Beauty yang melembutkan kulit

Kalau saya sih sukanya Vitalis ungu Soft Beauty. Kulit hampir 45 tahun ini membutuhkan skin nourishing dengan avocado extract dan vitamin E. Diriku kan pengen kulit terasa lembut, kenyal dan halus seperti kulit gadis 20-an. Ih ngarep….

Untuk Vitalis ungu ini, wanginya adalah dari Fruity Aldehydic, Rose, Violet, Tonka Bean dan Sandalwood.

Vitalis Body Wash Fresh Dazzle

Kalau suami saya ternyata lebih suka wangi naturalnya Vitalis hijau Fresh Dazzle. Dia suka wangi Bergamot, Floral Bouquet, dan Musk Amber. Sabun ini memang untuk menaikkan mood karena diperkaya dengan ekstrak Yuzu Orange dan anti oksidan dari Green Tea.

Vitalis Body Wash White Glow
Vitalis White Glow yang mencerahkan kulit.
Sementara anak gadis kecil dan bujangku sepakat memilih Vitalis pink White Glow sebagai favorit mereka. Wangi buah Cherry dan Rasberry, Marshmallow dan Gardenia, serta Woody dan Suade memang top banget. Apalagi kandungan ekstrak Licorice dan susu yang membuat kulit lebih cerah bersinar. Anak-anak pra remaja sekarang kan mulai sangat memperhatikan penampilan ya.

Kalau butuh Vitalis, mudah kok ditemui di supermarket. Ada banyak pilihan kemasan yang tersedia. Mulai dari kemasan botol 100 ml (harga sekitar 9 ribuan), kemasan botol 200 ml (harga sekitar 18 ribuan), kemasan isi ulang 250 ml (harga sekitar 14 ribuan), dan kemasan isi ulang 450 ml (harga sekitar 25 ribuan).

Kalau pertama kali coba, mungkin bisa beli yang kecil dulu. Kalau ketagihan, boleh nyoba beli yang besar, sekalian isi ulangnya biar nggak boros ya.

Buat teman-teman muslim, cap halal MUI sudah terpasang di setiap kemasannya.

Vitalis ini adalah produksi dari PT Unza Vitalis yang juga produsen merek ternama lain seperti Sumber Ayu, Izzi, Enchanteur, Romano, Doremi, Safi dan Bio Essence. Jadi emang udah pengalaman banget lah sama selera wangi-wanginya konsumen Indonesia. Sudah pernah pakai salah satu produk mereka?

Saya terus terang suka dengan tagline produk mereka yang sangat positif. Vitalis, Ignite Your Charm, Be a Star. Mari nyalakan pesona kita dan menjadi bintang.

Tantangan Mandi Pagi 30 hari

Setelah beres memilih sabun mandi, sekarang kita kembali ke melatih kebiasaan mandi yuk. Konon katanya kita perlu melatih kebiasaan setidaknya selama 30 hari agar bisa terbiasa.

Di Kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional yang saya ikuti, saya menemukan cara menarik untuk melatih kebiasaan yang agak berbeda dari biasanya. Yang bikin unik adalah adanya badge tertentu untuk mencatat keberhasilan harian kita. Bukan sekedar do or not do it.

Tapi kita bisa tetapkan 4 tingkat keberhasilan target kita. Jadi misalnya untuk urusan mandi ini, kita buat 4 badge.

Badge Outstanding dengan nilai 4 jika berhasil mandi pagi sebelum subuh.
Badge Excellent dengan nilai 3 jika berhasil mandi setidaknya sebelum pukul 7 pagi
Badge Good dengan nilai 2 jika berhasil mandi setidaknya sebelum pukul 9 pagi
Badge Need Improvement dengan nilai 1 jika kita hanya berhasil mandi sebelum sholat zuhur.
Dan ikhlaskan nggak dapat badge kalau kita nggak mandi-mandi sampai lewat zuhur. Parah ini!!!

Tantangan 30 hari mandi sebelum subuh Vitalis
Tantangan 30 hari mandi sebelum subuh

Nanti kita bisa lihat nilainya setelah sebulan. Apakah kita bisa bangga dengan diri kita sendiri atau masih perlu coba lagi bulan depannya.

Berdasarkan pengalaman saya, sistem tantangan seperti ini membuat kebiasaan terukur dengan lebih baik dan mudah dievaluasi. Kita nggak jadi gampang putus asa hanya karena gagal pada satu hari.

Hari ini nggak bisa mandi sebelum subuh, tapi setidaknya mandi sebelum jam 7. Nggak bisa mandi sebelum jam 7, kita bisa kejar setidaknya mandi sebelum jam 9. Tapi usahakan jangan sampai lewat Zuhur lah.

Berani menerima tantangan 30 hari mandi pagi sebelum subuh dalam rangka menyambut Ramadhan? Ssssstttt, jangan lupa sambil nyobain pakai Vitalis ya.

You Might Also Like

7 komentar

  1. Nggak berani. Hihihi.

    Poin 1 soal dinginnya air di Bogor termasuk yang bikin saya nggak sanggup mandi pagi. Mentok mandinya jelang Ashar. Tapi dulu pas di Jakarta Timur, wuuhh ... saya jagoannya mandi. Gerah soalnya.

    Tapi iya sih. Mandi sebelum subuh itu banyak manfaatnya. Duhhh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggal di kota mana mempengaruhi kebiasaan mandi ya. Ha...ha... Pernah di Lembang, menurut saya itu airnya air kulkas deh. Bukan buat mandi.

      Hapus
  2. kalau lagi libur memang jadi maals mandi, mandinya siang2 saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klasik ya. Kalau nggak kemana-mana kenapa harus mandi ya Ra. Ha...ha...

      Hapus
  3. aku kalau udah mager jadi males mandi, susah buat ngelawan, apalagi kalau liburan kayak gini, duh, :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walau kita tahu banget manfaatnya Rodya. Mager itu memang berat euy.

      Hapus
  4. Corona membuatku jadi lebih sering mandi Mba, yang paling disuka setelah mandi ya aroma harum dari body wash yang tahan lama. Asik banget.

    BalasHapus

Ikuti di Facebook

Ikuti di Twitter