Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Perlu Blogwalking?

 

Blogwalking

Saya ini adalah orang yang paling tidak suka yang namanya blogwalking. Ya Allah, blogger macam apa ini. Sudah malas baca blog, sekarang pakai malas blogwalking lagi. 

Am I really a blogger?

Tapi ada alasannya saya itu nggak suka dengan kegiatan blogwalking. Buat saya, kewajiban untuk memberikan komen di blog orang lain sebagai balasan karena mereka komen di blog kita itu tidak bisa saya terima.

Mungkin karena saya ngeblog bukan benar-benar untuk cari segenggam berlian, banyaknya komen orang lain bukan lah prioritas saya. Apalagi kalau komen yang masuk sekedar karena kewajiban saja.

Yang saya butuhkan adalah komen dari orang yang memang benar-benar datang ke blog saya dengan sukarela dan memang merasa perlu memberikan komen untuk menyampaikan sesuatu.

Saya butuh data pengunjung real. Walau itu seupil aja. 

Manfaat Daftar Blogwalking

Tapi jangan salah, saya suka dengan daftar blogwalking yang banyak dipasang di grup-grup komunitas. Dari situ saya bisa mencari artikel yang mungkin sesuai dengan minat dan perlu saya baca. Saya tidak punya kewajiban untuk membaca semua artikel tersebut.

Satu hal lagi yang menjadi beban saya dengan kewajiban blogwalking adalah memberi komentar di postingan orang lain. Duh, bingung banget rasanya kalau ketemu post yang sama sekali tidak menarik minat saya. Atau bahkan lebih parah, saya tidak paham sama sekali sama apa yang mereka tulis. 

Kan nggak boleh tuh komen kurang dari 10 kata kalau kita komen di blog orang lain. Padahal saya beneran nggak punya ide selain mau bilang: “Nice sharing” atau  “Makasih reviewnya”

Ini tidak hanya berlaku sama blog yang postnya nggak menarik minat saya, tapi juga untuk blog yang super bagus. Semakin lengkap penjelasannya seperti kaya blognya Carolina Ratri atau Neil Patel yang suka membagi tips blog itu, semakin saya tidak mungkin berkomen apa-apa. Sudah terlalu bagus.

Komen Blog yang Sempurna

Tapi sering juga saya ketemu blog yang komennya sangat bermutu. Komen yang memberikan penjelasan tambahan dari post yang tengah ditulis. Jadi diskusi berlanjut di kolom komen dari pengalaman orang lain. Seperti yang terjadi di akun media sosial gitu. 

"Seruan baca komennya daripada postingan utamanya."

Hal seperti ini bisa bikin pengunjung senang baca komen orang-orang. Karena memang ada informasi tambahan yang bisa didapat dari sana. 

Belum lama ini saya nyaris jadi korban penipuan dari Telkomsel. Ketika saya browsing, ketemulah sebuah blog yang kebetulan blog teman saya yang membahas pengalamannya nyaris ditipu juga. 

Di bagian komennya, ramai sekali orang cerita bagaimana pengalaman mereka nyaris ketipu. Saya jadi tahu modusnya dari pengalaman komentator blog. Ini baru namanya komentar blog yang sangat keren. Jelas bukan komen orang yang diberikan karena kewajiban berbalas komen. 

Orang-orang yang komen menemukan blog tersebut dari pencarian google dan ikut menambah panjang komentar di sana. Postingan itu tentu saja masuk page pertama Google karena interaksi dan informasinya yang sesuai kebutuhan pembaca. 

komentar fake
Berkomentar hanya karena kewajiban itu terasa melelahkan.

Manfaat Blogwalking

Tapi ya, walau saya nggak suka blogwalking, saya harus akui kalau saya tetap mendapatkan banyak manfaat dari berkunjung ke blog teman-teman atau blog orang lain dari hasil pencarian google dari sebuah topik yang tengah saya cari. 

Tidak hanya dari blog yang bagus, dari blog yang biasa-biasa saja atau bahkan jelek sekelas blog ini, saya tetap bisa mendapatkan sesuatu yang bisa dipelajari di sana. 

Kita jadi tahu bagaimana sih tulisan yang menarik, layout yang bagus, cara memilih gambar, dan banyak lagi. 

“O… ternyata kalau begini nggak ok ya.”

“Ah…. tata letak kaya gini ternyata bagus nih.”

“Nulis dengan kalimat kaya gini ternyata membosankan ya.”

Semua itu bisa dipelajari dari blogwalking. 

Di blog ini kalian bebas mau memberi komen atau tidak. Tapi yang pasti, saya akan mengunjungi blog kalian jika kalian mengisi data profil yang jelas dengan nama/url saat memberi komentar. Bukan di badan komentarnya ya. Kalau itu sih komentar tidak akan ditayangkan. 

Jadi apa kamu sudah blogwalking hari ini?

(600 kata)

Shanty Dewi Arifin
Shanty Dewi Arifin Mama yang sedang semangat belajar menulis demi bisa bayar zakat sendiri.

4 komentar untuk "Mengapa Perlu Blogwalking?"

  1. Aku sekarang setiap hari blogwalking ke blog mbak Shan, seneng tiap hari diajak mempertanyakan sesuatu dan jadi dapat ide juga biasanya dari pembahasan di sini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terus aku malu jarang maen ke 'rumah' Risna. Tapi... sekalinya berkunjung, semua kuubek-ubek ha...ha...

      Hapus
  2. Idem teh. Baca blog orang kalau memang lagi cari info atau tertarik aja. Walau udah baca, jarang banget juga saya komen. Kalau blogwalking yg ada keharusan komen sih saya ga akan ikutan, apalagi kalau di list blogwalking isinya tulisan job semua, hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak ada yang paling konyol menurutku dari komentar sesama orang yang dapat job sama. Dulu sempat loh dapat penugasan yang nggak boleh komentarnya dari sesama teman. Nah ini baru bener deh kayanya.

      Hapus