Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Mengatur Setting Komentar dan Broken Link di Blogspot

 

mengatur komentar dan broken link blogspot

Blogwalking atau jalan-jalan ke blog teman adalah hal yang perlu dilakukan setiap blogger. Ya… seperti silaturahmi lah. Saya mengunjungi blog teman karena tertarik dengan artikel yang dibuatnya, mau lihat gaya menulis, caranya mengungkapkan pendapat, caranya berpikir, caranya menata blog, dan lain-lain. Saya berusaha menghindari mengunjungi blog teman hanya karena kewajiban. 

Layaknya orang bersilaturahmi, masa sih diem aja. Pastilah ngobrol-ngobrol sedikit. Basa-basi sedikit. Kalau ada artikel yang menarik, saya kasih komentar. Sekaligus menyisipkan link blog saya. Tujuannya adalah untuk memudahkan orang lain mengunjungi blog kita. Baik itu si pemilik blog yang kita kunjungi, maupun orang lain yang juga mampir ke blog tersebut.

Tujuan meninggalkan link blog di kolom komentar adalah untuk memudahkan orang lain mengunjungi blog kita.

Manfaat memberikan link di komentar ini terasa kalau kita tengah menulis tema tertentu yang diikuti banyak orang. Seperti lomba blog atau mungkin sponsor post yang melibatkan banyak blogger. Biasanya sesama peserta akan kepo dan saling mengunjungi. 

kolom komentar blog
Dengan meninggalkan nama dan url blog (alamat blog), saya bisa dengan mudah mengunjungi blog teman-teman cukup dengan mengklik nama mereka.

Dengan pengunjung yang bisa menitipkan alamat blog di kolom komentar, saya cukup klik nama mereka untuk bisa berkunjung ke sesama peserta lain. Nggak perlu repot nyari jauh-jauh.

Tapi ternyata tidak semua blogger mengizinkan pengunjung bisa menitipkan linknya. Bahkan bisa juga sekalian kalau tidak mau membuka kolom komentar. Biasanya alasannya untuk menghindari banyaknya link yang rusak (broken link). 

Kalau di blog kita banyak broken link, hal ini mempengaruhi kinerja blog kita di mata Google. Nanti di bawah akan saya jelaskan lebih lanjut soal broken link dan cara mengatasinya ya.

Mengatur Setting Komentar

Sekarang kita kembali lagi ke soal komen. Jadi sebenarnya pilihan mau membuka atau menutup kolom komentar, mengizinkan untuk menitipkan link atau tidak, mau memilih komentar siapa yang perlu ditayangkan atau dihapus, semua itu berada di tangan pemilik blog. 

Suka-suka kamu saja mau yang mana. Pilih mana yang menguntungkan buatmu. 

Blog panutan blogging saya Neil Patel, mengizinkan pengunjung meninggalkan komentar. Tapi cukup meninggalkan alamat e-mail. Bukan link website. Jadi kita nggak bisa klik nama orang-orang yang komentar di blog itu. Neil nggak mau ribet dengan broken link dari pengunjung. 

Padahal sebenarnya kalau pakai wordpress, urusan broken link ini bisa diserahkan ke plugin tertentu. Masalah kelar! Berbeda dengan blogspot yang masih harus manual menghapusnya satu per satu. 

Memang ya, orang-orang blogspot itu adalah orang-orang yang sangat rajin dan tabah. 

Untuk mengatur komentar pengunjung di blogspot, kamu tinggal buka bagian setting di dashboard. Di sana ada bagian komentar. Ada 3 pilihan untuk siapa yang diizinkan berkomentar.

setting komen di blogspot
Komentar bisa atur di bagian setting


#1 Anyone including anonymous

Pilihan ini memungkinkan 3 tipe pengunjung. Pertama yang memiliki akun google, kedua yang ingin memasukkan link blog mereka, dan ketiga yang nggak mau dikenali (anonymous).

#2 User with google account

Pilihan ini hanya membuka opsi untuk pengunjung yang memiliki akun google.  Pengunjung tidak bisa meninggalkan link blog mereka. Nanti kalau nama mereka diklik, kita akan diarahkan ke profil blogger. Biasanya di profil blogger itu ada alamat-alamat blog yang berplatform blogspot saja. 

Kalau yang blognya di wordpress, tidak akan kelihatan di profil blogger tersebut. Jadi ini pilihan khusus untuk mereka yang circlenya sesama pengguna blogspot.

profil google account
Profil google akun Shanty. Semua alamat blog yang di blogspot bisa dilihat di sini. Kalau di klik, akan mengantar teman-teman ke blog tersebut.

#3 Only members of this blog

Kalau pilihan yang ini jarang digunakan karena hanya untuk blog yang sifatnya pribadi dan tidak diakses oleh orang luar. Misalnya buat blog keluarga untuk anggota keluarga saja atau mungkin blog diary pribadi. Dunia tidak perlu bisa melihat blog ini.

Untuk blog yang terbuka dan diakses banyak orang, silakan pilih yang #1 dan #2. Tapi kalau banyak temanmu yang pakai wordpress, saran saya pilih pilihan #1 saja. Jadi teman-teman dengan blog wordpress pun, bisa ikut meninggalkan alamat blog mereka di blogmu. 

Pastikan kamu mengatur memoderasi komen yang masuk. Artinya setiap komen yang masuk, perlu mendapat persetujuanmu sebelum tayang. 

Blog pertama saya, sempat tidak dimoderasi komen yang masuknya. Sudah lama sih blog ini saya tinggalkan. Pas iseng saya lihat lagi, Masya Allah itu dikomennya banyak iklan website judi atau lainnya. Duh, kan nggak asyik banget. 

Moderasi komentar di blogspot
Sering-seringlah mengecek bagian 'awaiting moderation' untuk memastikan hanya komen yang layak yang perlu ditayangkan.

Memang sih kalau komen dimoderasi, artinya kita perlu rajin cek komentar yang sedang menunggu antrian untuk tayang. Pastikan komen yang tayang bukan komen iklan atau yang tidak pantas ada di blog kita. 

Kalau kamu mau seperti Neil Patel yang tidak ingin orang meninggalkan alamat blog mereka, tidak apa-apa memilih pilihan #2. Bahkan kalau nggak mau banget ada yang komen, kamu bisa menyembunyikan kolom komentar. Caranya cukup dengan memilih hide di bagian comment location. Dan urusan perkomenan pun beres. 

Mengatasi Masalah Broken Link

Apa sih sebenarnya broken link itu? Kenapa sih ni orang-orang pusing amat sama yang namanya broken link? 

Broken link yang dimaksud di sini adalah link yang ada di dalam blog post kita, tapi sudah tidak berfungsi lagi. Link itu kan seharusnya bisa mengantarkan kita ke tempat tertentu. Apakah itu blog teman kita di kolom komentar atau mungkin link-link yang kita sematkan sebagai bagian dari referensi di badan blog post. 

Google nggak suka nih, sama blog yang banyak broken linknya. Karena dianggap menyesatkan pengunjung. Eh...pas di klik, linknya udah mati. Error. 404. atau lainnya. 

Kenapa link bisa error gitu? Mungkin saja karena blognya sudah almarhum atau artikelnya dihapus misalnya. Seperti saya dulu punya blog shantystory.com. Setiap kali berkunjung ke blog teman, saya meninggalkan alamat blog itu. Sekarang blognya sudah almarhum karena saya tidak mampu lagi meneruskan biaya hostingnya di wordpress yang saat itu mencapai 500 ribu per tahun. Jadilah blog itu ditutup. 

Kalau orang mengklik alamat shantystory.com di blog mereka, maka itu jadi broken link. Jadi harus dihapus. Nyusahin orang lain dong! Emang sih. Jadi sekarang ngertikan, kalau banyak orang tidak mengizinkan meninggalkan alamat blog. Nambah-nambah kerjaan aja.

Jadi gimana dong kalau pengen temen tetap meninggalkan komentar dan alamat blognya, tapi saya nggak mau ribet sama broken link? (Entah kenapa saya mendengar suara teman saya Risna, "Makanya pakai wordpress dong!")

Sebenarnya mengurus broken link itu nggak sulit-sulit amat sih. Cocok untuk karakter pengguna blogspot yang rajin dan tabah.

cek broken link
Salah satu website favorit saya untuk cek broken link: brokenlinkcheck.com

Sebenarnya banyak website untuk cek broken link. Favorit saya adalah brokenlinkcheck.com karena lebih mudah untuk menelusuri broken link yang terdapat di dalam blog saya. Cukup kita masukkan alamat blog dan security code yang tampak. Lalu tinggal tunggu website bekerja. Sabar ya, memang agak lama tergantung sebanyak apa postinganmu. Kalau masih sedikit ya cepat, kalau sudah ratusan post, pastinya lebih lama.

broken link blog cerita shanty
10 broken link di blog ceritashanty.com. Umurnya berasal dari komen dan link di badan post.

Mungkin karena jarang buat blog post, jarang blogwalking, tapi sempat beberapa kali bebersih broken link, broken link di blog saya hanya 10 saja. Dulu blog ini pernah sampai 50-an broken linknya. Lumayan pegel ngapusinnya satu-satu.

Bagaimana menghapus broken link?

Setelah memiliki data broken link dan jumlahnya, berikut yang perlu kamu lakukan. Jangan putus asa kalau broken linkmu ratusan ya. Sabar saja. Tabah. Sesuai karakter penggunan blogspot.

#1 Telusuri asal broken link, dengan klik url

Dari url ini kita akan tahu apakah broken link berasal dari kolom komentar pengunjung atau dari badan blogpost yang kita buat. 

hapus broken link

Seperti broken link nomor 4. Di situ tertulis nama Vidi di link text. Ketika saya buka urlnya, link ini berasal dari komentar Vidi tanggal 1 Juli 2021.

#2 Jika link yang broken adalah link di komentar, hapus komentar tersebut.

Buka bagian komentar dan cari komentar yang bertanggal 1 Juli 2021. Setelah ketemu komentar yang dimaksud, pilih delete komentar. 

Kadang emang sedih kalau kita ketemu komentar yang panjang dan bagus, tapi sayang linknya broken. Ya tetap terpaksa harus diikhlaskan dibuang biar tidak bermasalah untuk blog kita. Ini juga bisa jadi alasan kenapa orang tidak suka memberi alamat url di kolom komen. Kan sedih kalau linknya jadi almarhum kaya gini.

#3 Jika link yang broken adalah link di badan post, segera hapus link dari kata tersebut. 

Misalnya seperti broken link nomor 3 yang link text-nya cerpen gendut. Di post saya, memang ada kata itu yang kalau di klik akan mengantar ke blognya Rijo. Mungkin Rijo, menghapus artikel itu atau menggantinya, sehingga link itu menjadi broken. Jadi saya perlu memutuskan link ke blognya Rijo. Kata cerpen gendutnya tidak perlu dihapus dari blog saya. 

#4 Jika link yang broken adalah link gambar, hapus linknya

Ini biasa terjadi kalau kita menyematkan sebuah gambar, kemudian diminta untuk menyematkan link menuju website lain. Bisa saja websitenya mati dan sudah tidak relevan lagi sehingga akhirnya broken. Kita tinggal memutuskan link yang mengantarkan ke website tersebut. Tidak perlu gambarnya dihapus kalau memang masih diperlukan. Tapi kalau gambarnya tidak dibutuhkan juga, boleh sekalian dihapus.

nol broken link
ceritashanty.com zero broken link pada 11 September 2021

Yeay....kalau tahu caranya, ngurus broken link itu nggak perlu pakai lama. Idealnya memang sering-sering lah cek-cek broken link. Mungkin sebulan-3 bulan sekali. Tergantung seberapa sering kamu update blogpost atau dikunjungi teman. 

Semoga artikelnya bermanfaat. Kalau masih bingung, silakan tanya di kolom komentar atau japri saja. Selamat berburu broken link blog masing-masing ya. Blog sehat Blogger senang!


(1500 kata)

Shanty Dewi Arifin
Shanty Dewi Arifin Mama yang sedang semangat belajar menulis demi bisa bayar zakat sendiri.

13 komentar untuk "Tips Mengatur Setting Komentar dan Broken Link di Blogspot"

  1. Teh, cara unlink kalau sudah terlanjur broken link itu gimana?
    Aku baru tahu kalau di BP bisa unlink. Biasanya nemu broken link, aku auto deleted.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau untuk yang di komen, memang auto delete. Kalau yang di badan post alias di tulisan kitanya, itu yang bisa diunlink Len.

      Hapus
  2. aku ketawa dulu baru komen hahahaha

    jadi pengen nulis plugin buat ngapus broken link di wordpress nih hehehehe

    tapi pengguna blogspot itu bukan cuma tabah, mereka juga sabar sekali. dan mungkin akhirnya malah jadi kunci suksesnya ya ketabahan dan kesabaran itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuliiiiissss…. Aku tunggu ah tulisannya (secara aku pakai WP, hahaha)

      Hapus
  3. Terima kasih Mba Shanty, informasinya sangat bermanfaat buat saya. :)

    BalasHapus
  4. Baru tahu nih mbak soal broken link. Makasih ilmunya �� tulisan mbak Shanty persis bgt cara ngomong klo lagi bicara langsung ��

    BalasHapus
  5. Baru tahuuu soal broken link.. Nuhun infonya teteh


    Ttd.
    Masih pengguna blogspot 😆

    BalasHapus
  6. Halo teh Shanty, pertama kali berkunjung ke sini ^^

    Saya baru tahu kalau link di nama comment itu masuk hitungan juga. Kirain yang berpotensi jadi broken link cuma yang di dalam post aja.

    Thanks buat infonya, teh... :)

    BalasHapus
  7. Betulan baru tau soal broken link. Nuhun banget infonya teteh ����

    BalasHapus
  8. Tutorialnya mantul banget. Trims Teh...
    Saya termasuk yg komen ke artikel temen yg templatenya blogspot, pakai akun google sih. Lebih cepet juga, tinggal klik, engga usah ngetik alamat blog...hehe...

    BalasHapus
  9. Shanty…. Seperti biasanya tulisannya selalu lengkap dan berfaedah. Pingin bisa nulis yang kayak gini… huhuhu….

    Perlu banget ini ‘dibintangin’ artikelnya, biar klo lagi bebersih tau caranya. Hatur nuhun pisaannn.

    BalasHapus
  10. Wkwkwk, seperti denger kak risna ngomong langsung di sebelah telinga: "Udah, pake WP aja." 🤣🤣 buat blog gratisan, ngaruh ga sih broken link ini, mbak? Aku moderasi komen dan biasanya ga approve orang nitip link. Kalau mau saling berkunjung, hanya untuk sesama pengguna WP. WP-oriented sekali 😄

    BalasHapus
  11. mantap mba sangat bermanfaat sekali untuk blogger pemula seperti saya


    siapa tau bisa bekunjung ke situs saja link

    BalasHapus