Mengapa Menulis di Blog Lebih Menyenangkan Dibanding Menulis di Platform Lain?

Rabu, Juli 22, 2020

Sekarang ini begitu banyak media yang bisa kita gunakan untuk menyampaikan isi pikiran kepada orang lain. Bisa menulis ide di status Facebook, gambar-gambar menarik di IG atau cuitan satu dua kalimat di twitter.

Kalau mau yang lebih panjang bisa menulis untuk portal-portal User Generated Content (UGC) seperti Kompasiana, Mojok, Wattpad, atau lainnya. Pokoknya semua orang sekarang ini bisa didengar suara dan pendapatnya dengan adanya sosial media.



Selama beberapa bulan terakhir, saya lumayan suka menulis di Page Facebook. Menurut saya, tulisan-tulisan pendek kurang dari 750 kata, rasanya cukup disimpan di status saja. Kita pun nggak perlu repot dengan membuat foto-foto pendukung, menyiapkan link-link internal maupun eksternal, sampai ke segala tetek bengek pilihan warna huruf dan penempatan heading.

Menulis di status sosial media memang sederhana. Tulis dan sebarkan. Sudah begitu saja.

Saya baru menemukan masalahnya adalah ketika saya perlu mencari tulisan tertentu. Waduh, itu scroll-nya lumayan lama untuk bisa ketemu tulisan yang saya cari. Sudah coba di search sih, tapi sepertinya kata kunci saya kurang tajam. Saya juga agak susah mengumpulkan tulisan-tulisan yang setema kalau di Facebook.

Nah ini beda banget dengan menulis di blog. Blog itu buat saya bagaikan lemari yang ada laci-lacinya. Setiap tulisan bisa dimasukkan ke dalam laci-laci tertentu sehingga memudahkan kalau ingin mencarinya lagi.

Buat saya, menu di blog berguna sebagai nama untuk laci-laci tulisan. Kita tinggal menulis dan memberi label. Satu tulisan bisa diberi beberapa label yang berbeda.

Seperti ketika saya menulis post berjudul Rumah Boneka, Mainan Kreatif untuk Anak Perempuan yang Suka Mengkhayal. Ini adalah tulisan yang ingin saya simpan di laci tulisan tentang Anak dan laci tulisan Rekomendasi.

Bagaimana sih Caranya Bikin Menu di Blog?

Ini yang namanya menu blog. Nama untuk laci tulisan kita di blog.

Urusan buat menu ini pada awalnya sempat bikin saya bingung juga. Sebelumnya waktu punya blog di Wordpress, urusan menu ini gampang banget. Eh pas pindah di blogspot, saya sempat hampir frustasi untuk bikin menu blog sesuai kebutuhan.

Ternyata membuat menu blog itu tergantung template yang dipilih juga sih. Kalau untuk template Trendy dari Beautytemplates.com ini, sangat mudah kalau mau ngatur menu dan label. Cukup 3 langkah sederhana untuk memiliki menu blog yang bisa memudahkan teman-teman mencari tulisan yang sudah dibuat  selama ini:

#1 Pastikan setiap tulisan di blog diberi label

Kuncinya memang di sini. Kita bisa memberikan beberapa label untuk 1 tulisan. Tapi pastikan penamaan labelnya konsisten ya. Jangan kadang-kadang menulis label Anak, terus lain kali menulis label Parenting. Padahal maksudnya sama.

Pastikan setiap tulisan diisi labelnya.

#2 Susun menu blog di bagian layout

Di bagian layout, penempatan menu blog biasanya ada di bagian Main Menu. Disitu ada gadget yang namanya Configure List Link. Di bagian inilah, kita bisa mengedit atau menambahkan menu baru. Tinggal ditulis saja di bagian New Site Name.

Penyusunan menu blog bisa berbeda posisinya dalam tiap template

Menu ini bisa dibuat bertingkat. Ada menu utama, terus ada sub menunya. Untuk sub menu, tinggal ditambahkan tanda strip bawah (_) saja sebelum nama sub menu. Pinter lah blogspot ini.

Biar rapi, sebelumnya coba buat dulu peta blog yang diinginkan itu yang bagaimana. Kamu kepingin punya laci dengan label apa saja? Santai saja, ini nggak masalah kok kalau mau beberapa kali diubah-ubah.

Configure list link untuk menambah atau mengedit menu blog

#3 Memberikan alamat url ke setiap menu dan sub menu

Untuk memastikan menu dan sub menu bisa mengantarkan ke tulisan yang dimaksud, ada url atau alamat yang perlu diisi. Di sinilah manfaatnya punya label di tiap tulisan.

Daftar label yang ada di blog Tinggal  di klik untuk menemukan alamat url.

Dari halaman utama, kita bisa coba untuk mengklik label tertentu. Yang muncul alamat url yang bisa dicopaskan ke configure list link di bagian main menu.

Menemukan alamat url untuk label tertentu yang siap dicopaskan ke configure list link.

Sesederhana itu saja sih. Nggak pakai ribet. Cuma memang harus rajin karena perlu dilakukan 1 label demi 1 label. Tapi hasilnya worth it lah. Kita jadi mudah menemukan tulisan yang ingin kita cari.

Kemudahan mengarsipkan tulisan berdasarkan menu inilah yang membuat saya merasa lebih nyaman menyimpan tulisan di blog dibandingkan dengan di platform lainnya.


(670 kata)

You Might Also Like

0 komentar

Ikuti di Facebook

Ikuti di Twitter

Kontak

Nama

Email *

Pesan *