5 Program Menarik Kementrian Kesehatan yang Perlu Kamu Manfaatkan Untuk Hidup Sehat Lahir Batin

Sabtu, Desember 22, 2018



Siapa sih yang tidak kepingin hidup sehat lahir batin? Itu sepertinya resolusi orang paling populer sepanjang tahun. Kepingin berat badan ideal, kepingin lebih giat berolahraga, kepingin hidup jauh dari penyakit sehingga kita bisa lebih produktif. 


Banyak di antara kita yang berpikir kalau hidup sehat itu mahal. Harga ke dokter mahal, belum habis waktu buat antri. Mau rajin olahraga ke pusat kebugaran juga ada harga dan perlu waktu khusus. Atau mau makan sehat, rasanya kok mahal ya. 


Ternyata itu pandangan orang banyak alasan kaya saya aja. Hari ini saya menghadiri acara keren dari Kementrian Kesehatan di Hotel Savoy Homann Bandung. Acaranya cakep deh. 


Ada 4 orang pembicara dari pihak kementrian kesehatan, seorang influencer cantik yang juga kebetulan seorang dokter, dan seorang penulis untuk memastikan bahwa kami bisa membagi cerita seru ini buat teman-teman yang kebetulan tidak berkesempatan hadir di acara ini.





Buat teman-teman yang tidak hadir, silakan cek #KeluargaSehatIbuHebat. Lumayan lah masuk trend topik twitter nasional hari ini.



Tema yang dibawakan hari ini adalah mengenai Kesetaraan Gender untuk mewujudkan kesehatan keluarga. Ada 4 orang dokter yang menjadi pembicara: drg. Widyawati, MKM (Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI), drg. Juanita P.F., MKM (Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Provinsi Jawa Barat), Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat), dr. Hj. Henny Rahayu Ningtyas, MKM (Dinkes Kota Bandung), dan dr. Eni Gustina, MPH (Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI). 


Ternyata banyak loh program seru pemerintah yang telah dilakukan oleh kementrian kesehatan dalam setiap siklus hidup kita. Mulai dari masa kehamilan, 1000 hari pertama kehidupan, masa balita dan anak-anak sekolah, Remaja, usia produktif, bahkan hingga lansia.


Berikut program-program yang telah dilaksanakan oleh kementrian kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 



#1 Program pada Masa kehamilan

ASI eksklusif, pelayanan KB Pasca persalinan, pemberian MP ASI, Imunisasi BCG dan Hepatitis B, Ayah ASI, dan dukungan suami dan keluarga dalam pemberian ASI.


#2 Program untuk masa 1000 hari pertama kehidupan


Rumah tunggu kelahiran, persalinan di faskes, konseling IMD & KB pasca Persalinan, Penyediaan buku KIA, pencegahan penularan HIV dan Sifilis dari ibu ke anak serta penyakut menular lain, Kelas ibu hamil dan program Suami siaga.

Untuk buku KIA ini bagus banget loh. Bisa didownload di sini.






#3 Program untuk anak Balita dan pra sekolah 

Posyandu, Penggunaan buku KIA, PMT Balita, Kelas Ibu balita, Pelayanan kesehatan di PAUD, Pengasuhan oleh kedua ortu

Sementara anak usia sekolah bisa memanfaatkan program penjaringan kesehatan siswa & pemeriksaan berkala, Rapor kesehatanku, Penguatan SDM Puskesmas.




#4 Program untuk Kegiatan untuk remaja dan usia produktif

Pemeliharaan kesehatan peduli remaja, Tablet tambah darah bagi remaja putri, Pendidikan Kesehatan reproduksi di sekolah.

Bagi mereka yang di usia produktif bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan reprodulsi bagi calon pengantin, perencanaan kehamilan dan keluarga berencana, Deteksi dini penyakit menular dan tidak menular, Gerakan pekerja/burug perempuan sehat produktif 



#5 Kegiatan untuk Lanjut usia


Posyandu lansia, Peningkatan kualitas hidup mandiri, perlambatan proses degeneratif

Untuk informasi selanjutnya, bisa dilihat langsung di sosial media Kemenkes RI baik IG, Twitter, Facebook maupun Website.



You Might Also Like

0 komentar

Follow Me on Facebook

Follow Me on Twitter

Contact Me

Nama

Email *

Pesan *